Targetkan Lulusan Punya Soft Skills, Empathy, dan Problem Solver, Dosen Sistem Informasi Ikuti Workshop Pengembangan Kurikulum

Dosen memegang peranan penting untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi. 60% kualitas pendidikan tinggi tergantung kepada mutu dosen. Untuk itu, dosen harus beradaptasi terhadap kemajuan zaman dan teknologi dalam mengembangkan kurikulum sehingga perguruan tinggi menghasilkan lulusan yang siap mengahadapi tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

Dosen Sistem Informasi sekaligus Ketua Program Studi mengikuti Workshop Pengembangan Kurikulum

Hal tersebut disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah X Prof. Herri, MBA pada pembukaan Workshop Kurikulum Bidang Ilmu Pertanian, MIPA dan Aneka Ilmu bagi dosen PTS di lingkungan LLDIKTI Wilayah X.

Workshop dilaksanakan pada tanggal 18 – 20 Agustus 2019 di hotel Pangeran Pekanbaru yang diikuti oleh 83 orang dosen PTS yang berasal dari provinsi Riau dan Kepulauan Riau. 98 orang dosen PTS dari Sumbar dan Jambi ikut workshop yang diselenggarakan di hotel Basko Padang 23 – 25 Agustus 2019.

Hadir sebagai narasumber Prof. Herri, MBA, Prof. Zainal Hasibuan, Dessy Aliandrina, Ph.D, Heru Wijayanto, MM, MBA, M.MT, Dr. Teddy Jurnali, dan Dr. Sabariman.

Workshop kurikulum ini diselenggarakan agar dosen di lingkungan LLDIKTI Wilayah X mampu mengembangkan dan menyempurnakan kurikulum yang telah mereka buat sebelumnya dengan pengembangan dan penyempurnaan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) melalui mata ajar masing masing dosen.

Dalam penyelenggaraannya, peserta workshop tidak hanya membahas RPS mata ajar, akan tetapi juga mengaitkan penelitian dan pengabdian masyarakat dengan materi ajar melalui learning activity.

Pembelajaran, penelitian, dan pengabdian harus kontekstual agar tercapai lulusan yang siap pakai sesuai dengan visi Kemenristekdikti dan juga visi LLDIKTI Wilayah X. Melalui kegiatan pengembangan kurikulum ini diharapkan capaian pembelajaran, metode pembelajaran, kriteria penilaian akan lebih berkembang sehingga kompetensi lulusan yang berdaya saing dapat dicapai.

Outcome-nya, kompetensi lulusan PTS tidak hanya sebatas knowledge tetapi juga soft skills, empathy, dan problem solver. Ketiga hal tersebut merupakan kompetensi yang sangat dibutuhkan  pada abad 21 ini.