Kembali ke daftar berita
Berita

Universitas Dharma Andalas Implementasikan Aplikasi SoBat untuk Mendukung Pendidikan Inklusif di SLB Negeri 1 Padang

26 August 2026 Program Studi Sistem Informasi
Universitas Dharma Andalas Implementasikan Aplikasi SoBat untuk Mendukung Pendidikan Inklusif di SLB Negeri 1 Padang
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Dharma Andalas melaksanakan kegiatan bertajuk “Inovasi Media Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Inklusif Anak Tunagrahita di SLB Negeri 1 Padang.” Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus melalui pemanfaatan teknologi digital.

Program tersebut menghadirkan aplikasi SoBat (Solusi Bagi Anak Tunagrahita) sebagai media pembelajaran berbasis Android yang interaktif, menarik, sederhana, dan sesuai dengan karakteristik siswa tunagrahita. Aplikasi ini menyediakan materi pengenalan huruf, angka, hewan, dan berbagai objek di lingkungan sekitar. Materi pembelajaran dilengkapi gambar, audio, video, permainan edukatif, serta fitur *text-to-speech* yang membantu siswa memahami materi secara bertahap dan berulang.

Kegiatan PKM dilaksanakan melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi dan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dharma Andalas. Tim diketuai oleh Putri Anggraini, S.Kom., M.Kom., dengan anggota dosen Ria Edlina, S.I.Kom., M.I.Kom. dan Sularno, S.Kom., M.Kom. Kegiatan ini turut melibatkan lima mahasiswa, yaitu M. Hasrul Harafat, David Saputra, Andri Candra, Azzahra Bonyfa Rahma, dan Aulia Putri Mardhotila.

Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi, pengenalan fitur, demonstrasi aplikasi, pelatihan guru, praktik penggunaan, serta pendampingan implementasi media pembelajaran di kelas. Para guru memperoleh pengetahuan mengenai cara memasang dan mengoperasikan aplikasi, memilih materi yang sesuai dengan kemampuan siswa, serta memanfaatkan fitur-fitur SoBat dalam kegiatan belajar mengajar.

Ketua Tim PKM, Putri Anggraini, menyampaikan bahwa pengembangan aplikasi SoBat tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih ramah, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan individual siswa.

“Melalui aplikasi SoBat, kami berharap guru memiliki alternatif media pembelajaran yang dapat digunakan secara mudah dan berkelanjutan. Materi yang disajikan secara visual, audio, dan interaktif diharapkan dapat membantu meningkatkan perhatian, motivasi, serta keterlibatan siswa dalam belajar,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para guru mengikuti setiap tahapan pelatihan, mulai dari pengenalan aplikasi hingga praktik penggunaannya. Diskusi juga dilakukan untuk memperoleh masukan mengenai tampilan, materi, navigasi, dan kesesuaian aplikasi dengan kondisi pembelajaran di SLB Negeri 1 Padang.

Perwakilan SLB Negeri 1 Padang, Mul Mulyadi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, inovasi media pembelajaran seperti SoBat sangat relevan dengan kebutuhan guru dan siswa di sekolah.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim PKM Universitas Dharma Andalas. Kegiatan ini memberikan pengetahuan dan pengalaman baru bagi guru dalam menggunakan teknologi sebagai media pembelajaran. Kami berharap kerja sama dan pendampingan seperti ini dapat terus dilanjutkan,” ungkap Mulyadi.

Implementasi aplikasi SoBat diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran. Bagi siswa, aplikasi ini memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan, konkret, adaptif, dan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Tim PKM juga menyerahkan modul panduan agar aplikasi dapat digunakan secara mandiri dan berkelanjutan oleh pihak sekolah.

Kolaborasi antara Universitas Dharma Andalas dan SLB Negeri 1 Padang menunjukkan pentingnya sinergi perguruan tinggi dan sekolah dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Program ini tidak hanya menghasilkan produk teknologi, tetapi juga memperkuat kapasitas guru serta membuka ruang pembelajaran yang lebih inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.

Kegiatan ini terlaksana dengan dukungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program dan mendorong pengembangan inovasi pembelajaran yang semakin luas.

Melalui kegiatan ini, Universitas Dharma Andalas menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pengabdian yang inovatif, relevan, dan berdampak bagi masyarakat, khususnya dalam mewujudkan pendidikan inklusif yang berkualitas dan berkeadilan bagi setiap anak.